Apresiasi DJKI Terhadap Kinerja Konsultan KI di Tahun 2022

Jakarta - Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Plt. Dirjen KI) Razilu memberikan pembinaan dan apresiasi kepada Konsultan Kekayaan Intelektual (KI) atas kinerjanya yang telah berkontribusi secara aktif dalam berbagai program kegiatan DJKI sepanjang tahun 2022 di aula Oemar Seno Adji pada 23 Desember 2022.

“Konsultan KI memiliki peranan penting dalam sistem KI di tanah air. Bapak dan Ibu memiliki peran mulai dari permohonan hingga menjadi sertifikat dalam permohonan KI, terutama untuk permohonan dari luar negeri,” tutur Razilu.

Menurutnya, para konsultan KI yang tergabung dalam Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) merupakan mitra kerja yang turut serta membantu Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) meraih capaian-capaian kinerja di tahun 2022.

Diantaranya pada peningkatan permohonan merek yang hingga tanggal 22 Desember 2022 telah mencapai 108.250 permohonan. Sebanyak 39% dari jumlah permohonan tersebut merupakan permohonan yang diajukan melalui konsultan KI, yaitu 44.769 permohonan.

Pada permohonan paten hingga tanggal 22 Desember 2022, saat ini telah mencapai 13.340 permohonan. Sejumlah 68% dari permohonan tersebut diajukan melalui konsultan KI, yaitu 9.077.

Sedangkan pada permohonan desain industri, hingga tanggal 22 Desember 2022 telah mencapai 4.520 pemohon dengan jumlah 48% atau sebanyak 2.201 permohonan diajukan melalui konsultan ki.

Dalam kesempatan tersebut, DJKI juga menyerahkan secara langsung 38 penghargaan dengan 13 kategori untuk para konsultan KI yang telah memberikan kinerja terbaiknya dalam mewakili pemohon mengajukan layanan di bidang KI, antara lain: 

  1. Konsultan yang telah mengajukan permohonan merek dengan jumlah terbanyak di tahun 2022.
  2. Konsultan yang telah mengajukan permohonan paten dengan jumlah terbanyak di tahun 2022
  3. Konsultan yang telah mengajukan permohonan hak cipta dengan jumlah terbanyak di tahun 2022
  4. Konsultan telah mengajukan permohonan desain industri dengan jumlah terbanyak di tahun 2022.
  5. Konsultan yang telah memberikan pelayanan KI hingga mendapatkan sertifikat paten (granted) dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022
  6. Konsultan yang telah memberikan pelayanan KI hingga mendapatkan sertifikat merek (terdaftar) dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022.
  7. Konsultan yang telah memberikan pelayanan KI hingga mendapatkan sertifikat Desain Industri (Terdaftar) dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022
  8. Konsultan yang telah memberikan pelayanan KI hingga mendapatkan surat pencatatan ciptaan (tercatat) dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022.
  9. Konsultan yang tela mengajukan permohonan paten dalam negeri dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022;
  10. Konsultan yang telah mengajukan permohonan merek dalam negeri dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022;
  11. Konsultan yang telah mengajukan permohonan paten melalui Patent Cooperation Treaty (PCT) dengan jumlah terbanya periode 2020-2022;
  12. Konsultan yang telah mengajukan permohonan merek melalui Madrid Protocol dengan jumlah terbanyak periode 2020-2022; dan
  13. Konsultan yang telah berkontribusi dalam penyelesaian paten Batal Demi Hukum (BDH) periode 2020-2022.

Selanjutnya, Razilu berpesan kepada para konsultan KI untuk selalu membangun dan menjaga integritas, baik kepada publik maupun kepada mitra kerja. Ia juga menyayangkan apabila ada konsultan KI yang telah disumpah tetapi tidak dapat menjaga integritasnya, maka akan diberhentikan secara tidak hormat.

“Oleh sebab itu, tujuan dibangunnya sistem secara otomatis ini (POP HC dan POP MEREK) adalah mengajarkan untuk membangun integritas, jadi apabila ada yang bertindak curang, maka dia tidak berintegritas,” jelasnya.

Menutup kesempatan tersebut, Razilu mengajak para konsultan KI yang tergabung dalam AKHKI untuk turut serta berperan aktif dalam program unggulan DJKI di tahun 2023 mendatang.

“Berdasarkan program unggulan yang telah disusun, kami mengundang teman-teman AKHKI untuk terlibat dan berkontribusi aktif dalam program unggulan tersebut. silakan didiskusikan, kemudian dapat disampaikan kepada kami secara bersurat,” ujar Razilu.

“Harapannya, kita dapat menciptakan jalinan kerja sama yang baik, harmonis dan sinergis kedepannya,” pungkasnya. (daw/dit)



LIPUTAN TERKAIT

Satgas IP Task Force Perkuat Koordinasi Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual di Ranah Digital

Menjawab tantangan tren pelanggaran kekayaan intelektual (KI) yang semakin marak melalui platform belanja daring dan sistem elektronik, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Rapat Koordinasi Penegakan Hukum Kekayaan Intelektual bersama Satuan Tugas (Satgas) IP Task Force di Ruang Rapat DJKI Lantai 7, Jakarta, pada Kamis, 17 April 2025.

Kamis, 17 April 2025

Bahas Transformasi Digital di Bidang KI, DJKI Hadir dalam Forum WILD

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia berpartisipasi aktif dalam acara WIPO ICT Leadership Dialogue (WILD) yang berlangsung pada 14 hingga 16 April 2025. Keikutsertaan DJKI dalam forum global yang terselenggara di Kantor WIPO tersebut bertujuan untuk berbagi pengalaman terkait strategi digital, tantangan transformasi, dan praktik terbaik dalam lingkup administrasi dan layanan kekayaan intelektual (KI).

Rabu, 16 April 2025

Dirjen KI Terima Audiensi GNIK Bahas Program Pengembangan Talenta

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menerima audiensi dari Gerakan Nasional Indonesia Kompeten (GNIK) di Kantor DJKI, pada Selasa, 16 April 2025. Kunjungan yang mempertemukan Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Razilu dengan Ketua Steering Committee GNIK Yunus Triyonggo ini membahas kolaborasi dalam penguatan manajemen pengembangan talenta bagi aparatur sipil negara khususnya DJKI. Kolaborasi ini menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya manusia unggul berbasis lima pilar strategis: manajemen modal manusia, kepemimpinan, pemahaman bisnis, ekonomi hijau, serta literasi dan keterampilan digital. Dengan harapan kolaborasi antara DJKI dan GNIK dapat melahirkan generasi pemimpin masa depan yang kompeten, adaptif, dan visioner.

Rabu, 16 April 2025

Selengkapnya