Yogyakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum meraih tiga penghargaan pada ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang di gelar di Yogyakarta Jumat, 13 Februari 2026. DJKI mendapatkan Gold Medal kategori Video Profil, Gold Medal kategori Media HKI, serta Bronze Medal kategori Website dgip.go.id. Capaian ini menjadi pengakuan atas kinerja DJKI dalam menyampaikan informasi dan edukasi kekayaan intelektual (KI) kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap strategi komunikasi publik DJKI yang dinilai efektif dalam membangun citra institusi serta meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelindungan KI. Melalui berbagai kanal komunikasi, DJKI terus memperkuat diseminasi informasi layanan KI yang mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan publik.
Ketua Tim Kerja Hubungan Masyarakat dan Koordinasi Pelayanan Publik DJKI Muhammad Wahdan, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh jajaran DJKI dalam menghadirkan komunikasi publik yang informatif dan berdampak.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik, khususnya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelindungan kekayaan intelektual dan cara mendaftarkannya secara tepat,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa video profil, media HKI, dan pengembangan website resmi DJKI dirancang untuk memberikan informasi yang akurat, transparan, dan mudah dipahami. Ketiga media tersebut berperan penting dalam menjangkau masyarakat luas, mulai dari pelaku usaha, akademisi, hingga kreator.
Ajang PR Indonesia Awards merupakan kompetisi tahunan yang menilai kinerja hubungan masyarakat dari berbagai institusi pemerintah dan swasta di Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan kreativitas, konsistensi, serta dampak program komunikasi terhadap publik.
DJKI memanfaatkan momentum penghargaan ini untuk terus mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi karya dan inovasi. Pelindungan KI dapat dilakukan dengan mendaftarkan merek, paten, desain industri, hak cipta, dan jenis KI lainnya melalui layanan resmi DJKI, baik secara daring maupun melalui kantor wilayah Kementerian Hukum.
Dengan pelindungan KI yang tepat, para pencipta dan pelaku usaha memperoleh kepastian hukum atas karyanya, mencegah penyalahgunaan oleh pihak lain, serta meningkatkan nilai ekonomi produk. DJKI berkomitmen untuk terus memperkuat layanan dan komunikasi publik agar semakin banyak masyarakat memahami manfaat serta prosedur pelindungan kekayaan intelektual.
Jenewa - Pemerintah Indonesia diwakili Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menghadiri dan berpartisipasi aktif dalam pemilihan Direktur Jenderal World Intellectual Property Organization (WIPO) periode 2026–2032. Partisipasi ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat sistem kekayaan intelektual global yang inklusif dan berpihak pada kepentingan negara berkembang.
Kamis, 12 Februari 2026
Yogyakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum menjajaki penguatan kerja sama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) PRO 2 Jogja dan Swaragama guna memperluas sosialisasi pelindungan kekayaan intelektual (KI), khususnya bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK). Kolaborasi ini dinilai strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendaftaran merek dan hak kekayaan intelektual lainnya sebagai bentuk pelindungan hukum pada 13 Februari 2026
Jumat, 13 Februari 2026
EuroCham Indonesia melalui ICTIP Working Group bekerja sama dengan South-East Asia IP SME Helpdesk menggelar diskusi bertajuk “Safeguarding Online Consumers: Practical Approaches to Tackle Counterfeit Goods in E-Commerce” pada Rabu 11 Februari 2026 di Grand Hyatt Jakarta. Acara ini mempertemukan pemangku kepentingan dari pemerintah, asosiasi industri, dan mitra internasional untuk membahas upaya perlindungan konsumen digital dari peredaran barang ilegal dan palsu.
Kamis, 12 Februari 2026
Kamis, 12 Februari 2026
Jumat, 13 Februari 2026
Kamis, 12 Februari 2026