DJKI Resmi Tutup EVKIN 2024, Siap Wujudkan Program Unggulan Tahun 2025

Jakarta - Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Razilu secara resmi menutup kegiatan Evaluasi Kinerja (EVKIN) Tahun Anggaran 2024 di Shangri-la Hotel Jakarta, Kamis 04 Desember 2024. Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 2 s.d. 4 Desember 2024 bertujuan untuk menumbuhkan sinergitas dan semangat kolaborasi pegawai DJKI.

“Pada tahun 2025 dan seterusnya, DJKI memiliki tujuan strategis untuk diupayakan dan diwujudkan secara baik melalui transformasi yang harus terus dilakukan dan berkelanjutan, pada tahun yang akan datang,” ujar Razilu.

Razilu menekankan kepada seluruh pegawai khususnya unit teknis untuk memelihara rasa bangga dalam melayani seluruh pemohon kekayaan intelektual. Begitupun dengan Sekretariat dan Direktorat Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual juga harus ikut serta menjaga rasa bangga dalam melayani dan memfasilitasi kebutuhan internal dan eksternal pada unit teknis.

“Selain itu, Direktorat Kerjasama dan Edukasi diharapkan sebagai tonggak penting dalam penguatan kerja sama secara nasional dan internasional, serta menjaga kekayaan intelektual dari pelanggaran yaitu direktorat penegakan hukum,” tambah Razilu.

Pada kesempatan yang sama, dengan penuh semangat DJKI berupaya mewujudkan program kerja unggulan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang. Program Unggulan ini bertujuan mendorong visi pemerintah yaitu Asta Cita.

Sejalan dengan Razilu, Sekretaris DJKI, Andrieansjah mendukung penuh program unggulan melalui hasil yang telah disepakati pada EVKIN kali ini berupa Draft Matriks Per – komisi yang dikaitkan dengan Program Asta Cita sebagai penunjang program unggulan tersebut.

“Dengan adanya penunjang program unggulan diharapkan dapat menjadi dasar penentu kebijakan dan hasil evaluasi program perencanaan tahun 2025,” jelas Andrieansjah.

Sebagai informasi, Kegiatan EVKIN ini mengusung tema “Peran Ekosistem Kekayaan Intelektual dalam Implementasi Asta Cita” dan menjadi dasar dalam penentuan kebijakan dari hasil evaluasi program untuk perencanaan tahun 2025 yang dicanangkan sebagai Tahun Tematik Hak Cipta dan Desain Industri.

Menutup sambutannya, dalam rangka menyambut Tahun Hak Cipta dan Desain Industri Razilu berharap seluruh pegawai DJKI melakukan internalisasi, dan aktualisasi dari tata Nilai DJKI  yaitu KEREN (Kompeten, Energik, Responsif, Empati, dan Nasionalis). (SGT/DAW)



TAGS

LIPUTAN TERKAIT

DJKI Catat 407 Ribu Permohonan KI & Raih Prestasi Strategis 2025

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum, mencatat sebanyak 412.243 permohonan Kekayaan Intelektual (KI) yang telah diajukan sepanjang 1 Januari – 31 Desember 2025, menegaskan meningkatnya kesadaran pelindungan KI di masyarakat Indonesia. Data tersebut mencakup permohonan Merek 153.351, Paten 15.192, Desain Industri 8.649, Hak Cipta 229.795, Indikasi Geografis 37, DTLST 9, dan Rahasia Dagang 18 permohonan. Adapun sebanyak 429.343 penyelesaian permohonan KI telah diselesaikan DJKI selama tahun 2025.

Selasa, 20 Januari 2026

Dirjen KI Terima Audiensi Kanwil Jabar Bahas Target 2026

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, menegaskan pentingnya penyelarasan strategi pusat dan daerah untuk memastikan target kinerja kekayaan intelektual (KI) tahun 2026 tercapai secara optimal. Penegasan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Jakarta Selatan, Kamis, 15 Januari 2026.

Kamis, 15 Januari 2026

Begini Cara Daftar Desain Industri di DJKI

Pendaftaran Desain Industri menjadi langkah utama untuk melindungi tampilan visual produk dari peniruan dan penggunaan tanpa izin. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum mengajak masyarakat, khususnya pelaku usaha dan kreator, untuk mendaftarkan Desain Industri agar memperoleh kepastian hukum dan meningkatkan nilai ekonomi karya.

Jumat, 16 Januari 2026

Selengkapnya