Apel Pagi dan Lomba Olahraga, Peringati 80 Tahun Kementerian Hukum

Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-80 tahun 2025, Kementerian Hukum menggelar apel pagi yang dirangkaikan dengan pembukaan pertandingan olahraga dan lomba tradisional. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Kemenkum pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Apel pagi dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kemenkum Nico Afinta, yang bertindak sebagai pembina apel. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan jasmani sebagai penunjang produktivitas kerja.

“Umur makin panjang, olahraga makin banyak agar badan sehat dan bekerja makin baik. Yang sudah rajin, lanjutkan olahraganya,” ujar Nico.

Nico juga memberikan apresiasi atas kekompakan dan kebersamaan seluruh jajaran dalam memeriahkan rangkaian Hari Pengayoman. Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan harus menjadi budaya kerja di lingkungan Kemenkum.

“Saya senang dan bangga, terima kasih atas kebersamaan, kekompakan, dan semangat yang ditunjukkan hari ini. Ke depan semangat ini harus selalu ada. Kalau bukan kita, siapa lagi? Kita yang harus mensukseskan setiap kegiatan di Kemenkum,” tegasnya.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan lomba-lomba yang diikuti oleh pegawai dari berbagai unit kerja eselon I. Adapun perlombaan yang digelar meliputi tenis meja, aneka lomba tradisional, serta board game. 

Apel pagi dan lomba Hari Pengayoman ke-80 ini juga dihadiri oleh Pimpinan Tinggi dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Apel dan lomba ini tidak hanya menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar pegawai, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan semangat sportivitas, kesehatan, dan kebersamaan di lingkungan Kementerian Hukum. Dengan berbagai lomba yang digelar, diharapkan seluruh pegawai dapat menjaga keseimbangan antara rutinitas pekerjaan dan gaya hidup sehat. (DMS/GWP)

 



TAGS

#KI Umum

LIPUTAN TERKAIT

Durian Merah Banyuwangi: Dari Buah yang Ditakuti, Kini Diakui Negara

Di pekarangan rumah warga Kecamatan Songgon, Banyuwangi tempo dulu, durian dengan daging berwarna merah kerap dipandang sebagai keanehan. Warnanya tak lazim dan aromanya yang menyengat memunculkan rasa takut karena dianggap beracun. Bahkan tak sedikit pohon Durian Merah yang akhirnya ditebang sebelum sempat dikenal lebih jauh.

Sabtu, 31 Januari 2026

Jangan Abaikan Notifikasi, Permohonan Desain Bisa Gugur

Banyak pemohon desain industri tidak menyadari adanya notifikasi kekurangan dokumen dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI, yang berakibat permohonan tertunda bahkan dianggap ditarik kembali. Padahal, perbaikan bisa dilakukan dengan cepat melalui sistem daring tanpa harus mengulang pendaftaran dari awal. Agar permohonan desain industri tidak tertunda atau gugur, pemohon wajib mengetahui langkah cepat dalam merespons kekurangan tersebut.

Kamis, 29 Januari 2026

Dirjen KI Luncurkan Aplikasi SIGITA

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar secara resmi meluncurkan aplikasi SIGITA (Sistem Informasi Kehadiran Terintegrasi) sebagai sistem presensi digital bagi pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Rabu, 28 Januari 2026, di lingkungan DJKI Kementerian Hukum. Peluncuran ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi digital serta peningkatan disiplin dan akuntabilitas kinerja pegawai.

Rabu, 28 Januari 2026

Selengkapnya