Ilustrasi pertemuan bisnis antara investor dengan industri

Forum Bisnis Paten Jadi Motor Hilirisasi Inovasi

Jakarta - Pencanangan tahun 2026 sebagai Tahun Paten juga diikuti dengan penguatan Forum Bisnis Paten (FBP) sebagai langkah konkret untuk mempercepat hilirisasi inovasi nasional. Forum ini dirancang sebagai ruang temu antara inventor, industri, investor, dan lembaga riset agar paten dalam negeri tidak hanya terdaftar, tetapi juga dimanfaatkan secara nyata melalui komersialisasi paten dari pemanfaatannya sebagai aset dan modal dalam bisnis.

Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar menyampaikan, Forum Bisnis Paten merupakan instrumen penting dalam menjadikan paten sebagai penggerak ekonomi berbasis inovasi. Menurutnya, keberhasilan sistem paten tidak hanya diukur dari jumlah pendaftaran, tetapi juga dari tingkat pemanfaatannya di sektor industri.

“Paten harus memberi dampak nyata bagi pembangunan. Melalui Forum Bisnis Paten, kami ingin memastikan inovasi dalam negeri dapat terhubung dengan kebutuhan industri dan menghasilkan nilai tambah ekonomi,” ujar Hermansyah dalam wawancara secara daring pada Senin, 16 Februari 2026.

Hermansyah menegaskan, forum ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dengan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, paten diharapkan dapat bertransformasi menjadi solusi teknologi yang siap diterapkan.

“Kami ingin menciptakan ruang kolaborasi yang mempertemukan inventor, industri, dan investor dalam satu ekosistem yang saling mendukung. Dengan demikian, paten tidak berhenti sebagai dokumen hukum, tetapi menjadi instrumen pembangunan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang, Andrieansjah menjelaskan, Forum Bisnis Paten dirancang melalui rangkaian kegiatan yang terstruktur. Kegiatan tersebut meliputi kurasi paten siap komersial, pertemuan bisnis tertutup, konsultasi lisensi dan valuasi paten, serta penjajakan proyek percontohan.

“Kami menyeleksi paten yang memiliki kesiapan teknologi tinggi agar dapat langsung ditawarkan kepada industri. Selain itu, tersedia klinik lisensi untuk memfasilitasi negosiasi kerja sama secara profesional,” ujar Andrieansjah.

Andrieansjah menambahkan, forum ini juga memberi ruang bagi industri untuk menyampaikan kebutuhan teknologi yang belum terpenuhi. Dengan pendekatan tersebut, inventor dapat menawarkan solusi inovatif yang relevan dengan tantangan nyata sektor industri.

“Forum ini memungkinkan terjadinya pertemuan kebutuhan dan solusi secara langsung. Harapannya, kerja sama lisensi dan pemanfaatan paten dapat terbentuk secara berkelanjutan,” katanya.

Melalui Forum Bisnis Paten, DJKI berharap inovasi nasional dapat lebih cepat masuk ke pasar dan memberikan dampak ekonomi yang luas. Upaya ini juga diharapkan mampu menjembatani kebutuhan industri dengan solusi teknologi dalam negeri sehingga pemanfaatan paten dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan paten Indonesia tidak hanya terdaftar, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat industri dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Andrieansjah.

 



TAGS

#Paten

LIPUTAN TERKAIT

Perkuat Fondasi Profesionalisme, DJKI Asah Kompetensi Public Speaking Pegawai

Di era komunikasi yang semakin dinamis, peran aparatur tidak hanya terbatas pada pelaksanaan tugas administratif, tetapi juga pada kemampuan menyampaikan informasi dan kebijakan secara tepat kepada masyarakat. Kompleksitas isu kekayaan intelektual mulai dari pelindungan, pemanfaatan, hingga penegakan hukum menuntut penyampaian pesan yang jelas, sistematis, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan.

Selasa, 3 Maret 2026

Roadmap KI Masuki Tahap Pendalaman

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melanjutkan penyusunan roadmap strategis pengembangan kekayaan intelektual (KI) melalui Forum Group Discussion (FGD) pendalaman per jenis KI. Kegiatan yang digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Hukum, Depok, pada 2–6 Maret 2026 ini difokuskan untuk merumuskan arah kebijakan dan rencana regulasi KI yang lebih komprehensif.

Senin, 2 Maret 2026

DJKI Lantik Tujuh Pejabat Baru demi Percepatan Transformasi Kelembagaan

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum Republik Indonesia secara resmi melantik sejumlah pejabat pada jabatan fungsional baru di lingkungan Sekretariat DJKI. Acara yang berlangsung di Kantor DJKI, Jakarta, pada Kamis, 26 Februari 2026 ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat tata kelola arsip, pembentukan regulasi, serta pengelolaan sumber daya manusia aparatur guna mendukung program prioritas di awal tahun anggaran.

Kamis, 26 Februari 2026

Selengkapnya