Menyongsong Tahun 2023, Sekretariat DJKI Diharapkan Jadi Perencana yang Baik

Jakarta – Tahun 2022 akan segera berakhir diikuti dengan datangnya 2023. Sudah banyak prestasi yang diukir oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) setahun belakangan ini. Hal tersebut merupakan bentuk dari kontribusi serta kerja sama yang baik dengan seluruh pegawai di lingkungan DJKI.

Oleh sebab itu, demi mendukung program DJKI di tahun 2023, seluruh pegawai Sekretariat DJKI mengikuti kegiatan arahan Sekretaris DJKI dan penguatan oleh Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Plt. Dirjen KI) yang diselenggarakan di Aula Oemar Seno Adji Gedung eks. Sentra Mulia pada tanggal 19 Desember 2022.

“Mendekati penghujung 2022 dan menyongsong tahun 2023. Ada beberapa hal yang harus disikapi terkait dengan sesuatu yang sudah lewat, yaitu keberhasilan yang sudah dicapai harus disyukuri, sekecil apapun keberhasilan itu,” ujar Razilu selaku Plt. Dirjen KI.

Seperti yang diketahui pada tahun 2022 DJKI telah melaksanakan berbagai program unggulan dan pada tanggal 15 Desember kemarin meraih penghargaan pada ajang Top Digital Awards 2022 sebagai Top Digital Implementation 2022.

Pada kesempatan yang sama, Razilu juga menyampaikan bahwa sekretariat harus menjadi perencana yang baik dan mendukung seluruh unit teknis untuk menjalankan fungsi sebaik-baiknya.

“Fungsi dari sekretariat dimulai dari perencanaan yang baik. Ketika merencanakan sesuatu yang gagal, maka akan menghasilkan kegagalan juga,” tegas Razilu.

Selain itu, Razilu juga berpesan kepada seluruh pegawai untuk menjaga lingkungan yang harmonis dan saling menyayangi, sehingga seluruh pegawai dapat bekerja dengan nyaman dan menganggap bahwa tempat ini merupakan rumah kedua bagi mereka.

“Saya berharap di tahun 2023 nanti seluruh pegawai di lingkungan Sekretariat dapat menjadi pemain yang ikut berkontribusi menorehkan prestasi-prestasi baru di DJKI, karena yang benar-benar akan merasakan hasilnya adalah orang-orang yang telah berusaha,” pungkas Razilu.

Disisi yang sama Sekretaris DJKI juga mendorong seluruh koordinator dan bagian yang ada di lingkungan sekretariat DJKI untuk segera memetakan dan memfinalisasi kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2023.

“Di awal tahun 2023 nanti, DJKI digarapkan dapat mencapai target sebesar 25% dalam melakukan penyerapan anggaran pada triwulan I. Tentunya hal tersebut tidak terlepas dari kontribusi pegawai di lingkungan sekretariat,” ujar Sucipto.

Di akhir kesempatan Sucipto menyampaikan kepada seluruh pegawai di lingkungan sekretariat untuk mendukung seluruh kegiatan yang ada dengan memberikan fasilitas yang terbaik kepada seluruh unit yang terdapat di DJKI. (SAS/AMH)



LIPUTAN TERKAIT

DJKI Susun Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2025

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2025. Adapun rapat ini dilaksanakan untuk memastikan transparansi capaian yang telah diperoleh DJKI. Rapat yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Razilu ini diikuti oleh para pimpinan tinggi pratama di lingkungan DJKI dan berlangsung di Ruang Rapat Gedung DJKI, Lantai 10, pada Kamis, 27 Maret 2025. Laporan ini akan disampaikan kepada Menteri Hukum sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja DJKI selama tiga bulan pertama.(mkh/syl)

Kamis, 27 Maret 2025

DJKI Perkuat Penegakan Hukum KI dengan Aplikasi Berbasis AI

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) meluncurkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk penyidik dalam mengidentifikasi hak kekayaan intelektual misalnya seperti merek secara instan. Aplikasi ini memungkinkan penyidik untuk mendeteksi produk ilegal dengan cepat melalui pemindaian yang terhubung langsung ke database DJKI.

Kamis, 20 Maret 2025

DJKI dan MPA Asia Pacific Bahas Peran AI dalam Industri Film dan Hak Cipta

Motion Pictures Association (MPA) Asia Pacific melakukan pertemuan dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum untuk membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap industri film serta kebijakan hak cipta di Indonesia.

Kamis, 20 Maret 2025

Selengkapnya