Penguasaan teknologi adalah faktor penting dalam memperkuat industri pertahanan nasional. Namun ternyata, kemampuan menciptakan inovasi saja belum cukup tanpa disertai strategi pelindungan hukum. Terdaftarnya invensi sebagai paten mampu menjaga teknologi strategis nasional dari risiko peniruan hingga penguasaan pihak asing.
Rabu, 20 Mei 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI terus mendorong peningkatan kualitas permohonan paten sebagai fondasi komersialisasi invensi melalui Workshop Penyelesaian Substantif Paten Jawa Timur yang diselenggarakan pada 18-19 Mei 2026 di Universitas Brawijaya atau UB, Malang. Kegiatan ini diikuti oleh Direktorat Inovasi dan Kawasan Sains Teknologi atau DIKST UB serta inventor dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari sains dan teknologi hingga sosial humaniora, guna memperkuat kemampuan penyusunan dokumen spesifikasi paten yang berkualitas, implementatif, dan siap dikembangkan ke industri.
Selasa, 19 Mei 2026
Peningkatan pemahaman mengenai tata cara penyelesaian persyaratan administratif permohonan paten menjadi hal penting agar inventor, akademisi, maupun pelaku industri dapat memperoleh haknya secara optimal. Atas hal tersebut, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI menginisiasi Workshop Penyelesaian Persyaratan Administratif Permohonan Paten yang digelar di Grand Mercure Kemayoran, Jakarta, pada 18 Mei 2026.
Senin, 18 Mei 2026
Jakarta – ASEAN Working Group on Intellectual Property Cooperation (AWGIPC) meluncurkan ASEAN Patent Examination Cooperation Plus (ASPEC+) dalam Pertemuan ke-78 AWGIPC yang berlangsung di Bali pada 6 hingga 10 April 2026. Program tersebut dihadirkan untuk mempercepat proses pemeriksaan paten di kawasan ASEAN khususnya di Indonesia sekaligus meningkatkan konsistensi hasil pemeriksaan antarnegara anggota.
Rabu, 13 Mei 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum terus mendorong agar paten terdaftar tidak berhenti pada sertifikat semata, tetapi dapat dikomersialisasikan dan memberi manfaat ekonomi nyata bagi inventor maupun industri. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Inventor Pitching Clinic yang menjadi ruang evaluasi awal untuk mempersiapkan invensi sebelum diperkenalkan kepada sektor industri.
Selasa, 12 Mei 2026
Pemerintah melalui Kementerian Hukum mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan hilirisasi riset dan kekayaan intelektual agar tidak berhenti sebagai publikasi ilmiah atau dokumen semata. Pemerintah berharap riset berkembang menjadi aset bernilai ekonomi yang mampu memperkuat daya saing nasional. Upaya tersebut dinilai penting agar Indonesia dapat keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah dan membangun ekosistem inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Selasa, 12 Mei 2026
Berangkat dari tugas perkuliahan, dua mahasiswa Teknik Elektro Telkom University, Imanuel Putra Timothy Tambun dan Nurfadiyah Putri Bumi, berhasil mengembangkan prototipe alat pendeteksi pola pernapasan yang ekonomi. Dengan semangat menemukan solusi masalah kesehatan, kedua mahasiswa tersebut telah mengembangkan prototipe alat berbasis antena yang kini tengah memasuki tahap konsultasi teknis paten sederhana.
Senin, 11 Mei 2026
Paten dinilai memiliki berbagai benefit bagi perguruan tinggi, mulai dari memberikan kepastian hukum terhadap invensi, membuka peluang komersialisasi, hingga mendorong hasil riset agar dapat dimanfaatkan oleh industri dan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Pemeriksa Paten Ahli Utama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Zulhelmi Yunus pada kegiatan Workshop Penyelesaian Substantif Paten di Daerah di Politeknik Negeri Semarang (Polines), Jawa Tengah, 11 Mei 2026.
Senin, 11 Mei 2026
Kualitas invensi bukan satu-satunya penentu keberhasilan permohonan paten, sebab ketelitian administratif memegang peranan yang sama krusialnya. Namun, pada praktiknya, sejumlah pemohon masih kesulitan merespons hasil pemeriksaan, mulai dari teknis menjawab surat hingga mekanisme perbaikan dokumen.
Senin, 11 Mei 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat dan Telkom University mendorong perguruan tinggi untuk mengubah orientasi riset dari sekadar publikasi akademik menjadi inovasi yang siap dikomersialkan. Dorongan tersebut disampaikan Direktur Paten, DTLST, dan Rahasia Dagang DJKI, Andrieansjah dalam kegiatan IP Acceleration and Commercialization Sprint yang digelar di Telkom University pada Senin, 11 Mei 2026.
Senin, 11 Mei 2026
Dorongan global untuk menekan emisi karbon mulai tercermin dalam tren inovasi kendaraan listrik. Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mencatat, hingga 2026, terdapat 424 pengajuan paten atas invensi di bidang tersebut dan cenderung meningkat seiring menguatnya kesadaran terhadap isu lingkungan dan kebutuhan akan transportasi berkelanjutan.
Kamis, 7 Mei 2026
Jakarta - Komisi Banding Paten (KBP) Republik Indonesia (RI) menggelar sidang terbuka untuk tiga permohonan banding atas uraian deskripsi dan klaim dari Qualcomm Incorporated di Gedung Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) pada Kamis, pada 7 Mei 2026
Kamis, 7 Mei 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum terus memperkuat transformasi layanan kekayaan intelektual (KI) melalui percepatan pemeriksaan paten, pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI), dan penguatan hilirisasi invensi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjadikan KI sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional berbasis inovasi.
Selasa, 28 April 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum membuka kegiatan Pembahasan Peraturan Pelaksanaan Paten terkait Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tata Cara Pembayaran dan Masa Tenggang Pembayaran Biaya Tahunan Paten pada Senin, 20 April 2026 di Hotel Gran Melia, Jakarta. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pelindungan kekayaan intelektual (KI), khususnya paten, melalui penyusunan regulasi turunan yang memberikan kepastian hukum bagi pemegang hak.
Senin, 20 April 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Badan Strategi Kebijakan Kementerian Hukum menggelar rapat diskusi evaluasi pelayanan paten dan merek sebagai tindak lanjut arahan strategis Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas, untuk mempercepat proses layanan. Fokus utama pembahasan meliputi percepatan waktu penyelesaian permohonan, penguatan kapasitas organisasi, serta penambahan sumber daya manusia (SDM).
Selasa, 14 April 2026