Bagi sebagian orang, sensasi “berpasir” seolah sudah menjadi ciri khas buah sawo. Namun, anggapan itu tidak berlaku bagi Sawo Sukatali Sumedang. Ketika matang, daging buahnya justru halus, nyaris tanpa serat.
Minggu, 19 Juli 2026
Tim Pengawas Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menyusuri Kabupaten Karangasem, Bali, untuk memantau tiga produk Indikasi Geografis, yakni Tenun Gringsing Bali, Mete Kubu Bali, dan Salak Sibetan Karangasem Bali. Pengawasan yang dilakukan selama 13–17 Juli 2026 ini berlangsung di Kabupaten Karangasem.
Sabtu, 18 Juli 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual DJKI Kementerian Hukum memastikan proses produksi Tenun Ikat Ende yang telah memperoleh pelindungan indikasi geografis masih berjalan sesuai dengan Dokumen Deskripsi. Kesimpulan tersebut diperoleh dalam kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Selasa, 14 Juli 2026.
Selasa, 14 Juli 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum memanfaatkan ajang Orchid Extravaganza: Rhythm of the Rainforest di Gardens by the Bay, Singapura, sebagai sarana memperkenalkan produk indikasi geografis Indonesia kepada masyarakat internasional. Salah satu daya tarik utama dalam pameran tersebut adalah instalasi bunga Rafflesia berbalut motif Batik Besurek khas Bengkulu yang menjadi simbol perpaduan kekayaan hayati dan budaya Indonesia.
Minggu, 12 Juli 2026
Sebagai ketua pertama Masyarakat Pemerhati Kopi Arabika Sumatera Lintong (MASPEKAL), Gani pernah berada di garis depan saat Kopi Arabika Sumatera Lintong memperoleh pelindungan Indikasi Geografis (IG) pada 2018. Kini, ketika estafet kepemimpinan telah berpindah, perjuangannya berlanjut dengan cara yang berbeda. Ia membuka kebunnya sebagai ruang belajar agar siapa pun dapat memahami bahwa mutu kopi tidak hanya ditentukan oleh secangkir kopi yang tersaji, melainkan oleh setiap proses yang dilalui sejak tanaman itu tumbuh.
Sabtu, 11 Juli 2026
Indonesia kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem kekayaan intelektual (KI) global melalui penyampaian dua pernyataan pada sidang umum World Intellectual Property Organization (WIPO) ke-68 di Jenewa, Swiss, pada Jumat, 10 Juli 2026 waktu setempat. Dalam sesi Standing Committee on the Law of Patents (SCP) dan Standing Committee on the Law of Trademarks, Industrial Designs and Geographical Indications (SCT), Indonesia mendorong terciptanya sistem KI yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memberikan manfaat bagi negara berkembang.
Jumat, 10 Juli 2026
Di tengah hamparan lebih dari 7.000 anggrek yang bermekaran di Flower Dome, Gardens by the Bay, Singapura, sebuah bunga raksasa berdiri mencuri perhatian pengunjung. Bentuknya menyerupai Rafflesia arnoldii, bunga endemik Indonesia yang dikenal sebagai salah satu bunga terbesar di dunia, tetapi setiap kelopaknya dibalut motif Batik Besurek khas Bengkulu.
Senin, 6 Juli 2026
Memastikan pelindungan indikasi geografis terus memberikan manfaat bagi masyarakat tidak cukup hanya dengan menerbitkan sertifikat. Karena itu, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum bersama Tim Ahli Indikasi Geografis melakukan pengawasan mutu terhadap Kopi Arabika Lintong dan Kopi Arabika Samosir pada 1–4 Juli 2026.
Sabtu, 4 Juli 2026
Kabut pagi masih menggantung di lereng Pegunungan Latimojong ketika para petani mulai memetik buah kopi merah yang telah matang sempurna. Dari dataran tinggi Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, lahirlah biji kopi arabika dengan karakter rasa yang khas, mulai dari nuansa cokelat, rempah, hingga buah-buahan. Kekhasan inilah yang membuat Kopi Kalosi Enrekang dikenal luas oleh para pencinta kopi dunia sejak ratusan tahun lalu dan tetap menjadi salah satu kopi premium Indonesia hingga saat ini. Faktor geografis berupa tanah pegunungan yang subur, iklim sejuk, serta keterampilan petani dalam mengolah kopi menjadi identitas yang tidak dapat dipisahkan dari cita rasa Kopi Arabika Enrekang.
Sabtu, 4 Juli 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum memperkuat pelindungan Indikasi Geografis Mutiara Lombok melalui kegiatan pengawasan bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis, 2 Juli 2026. Pengawasan difokuskan pada efektivitas pengelolaan Masyarakat Pelindungan Indikasi Geografis (MPIG), implementasi dokumen deskripsi, serta penguatan identitas produk melalui penggunaan Logo indikasi geografis Nasional untuk menjaga reputasi Mutiara Lombok dengan jaminan keaslian dan kualitas.
Kamis, 2 Juli 2026
Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas resmi meluncurkan Etalase Produk Indikasi Geografis Indonesia di Aplikasi Tokopedia dan TikTok Shop pada Kamis, 2 Juli 2026 di Graha Pengayoman Jakarta. Etalase hasil kolaborasi Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan Tokopedia dan TikTok Shop tersebut menjadi upaya memperluas pemasaran produk Indikasi Geografis sekaligus meningkatkan nilai ekonominya melalui platform digital.
Kamis, 2 Juli 2026
Mataram - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum memperkuat pengawasan terhadap indikasi geografis Mutiara Lombok di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 2 Juli 2026 Pengawasan dilakukan untuk memastikan karakteristik, kualitas, dan reputasi Mutiara Lombok tetap sesuai dengan dokumen deskripsi, sekaligus mencegah penyalahgunaan nama produk yang telah memperoleh pelindungan indikasi geografis sejak 2021.
Kamis, 2 Juli 2026
Mataram - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum mendorong revitalisasi organisasi pemegang hak Indikasi Geografis (IG) Kangkung Lombok sebagai langkah memperkuat pelindungan komoditas khas Nusa Tenggara Barat (NTB). Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengawasan IG di Mataram pada 1 Juli 2026 untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan Kangkung Lombok yang telah memperoleh sertifikat Indikasi Geografis sejak 2011.
Rabu, 1 Juli 2026
Tidak semua rahasia kuliner Indonesia tersimpan di dapur. Sebagian justru bersembunyi di dalam kontur tanah Sumedang, tepatnya di desa Cilembu. Jika Anda merobek Ubi Cilembu Sumedang panggang disini, maka akan keluar cairan manis berwarna cokelat keemasan.
Sabtu, 27 Juni 2026
Setelah melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap Masyarakat Pelindung Indikasi Geografis (MPIG) Kopi Arabika Toraja di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melalui Tim Pengawasan Indikasi Geografis melanjutkan rangkaian kegiatan pengawasan dengan mengunjungi Masyarakat Perlindungan Kopi Enrekang (MPKE) Jumat 26 Juni 2026.
Jumat, 26 Juni 2026