Plt Dirjen KI Pimpin Apel Pagi Pertama Tahun 2022: ASN Harus Berprestasi

Jakarta - Para pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Inspektorat Jenderal mengikuti kegiatan apel pagi pertama di tahun 2022 yang digelar di Aula Oemar Seno Adji pada Senin, 3 Januari 2022.

Pada apel, Razilu menyampaikan, bahwa di tahun yang baru para aparatur sipil negara (ASN) harus menetapkan target ke depan dan menciptakan prestasi yang dapat membanggakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

"Tahun 2021 telah kita lewati dan kita sambut tahun 2022. Mari kita buang segala hal negatif yang terjadi di belakang dan kita jadikan pelajaran. Tahun 2022 kita harus lebih berprestasi lagi," ujar Razilu.

Razilu melanjutkan, sebagai insan pengayoman, ASN di Kemenkumham patut memiliki integritas dan menolak segala bentuk tindakan korupsi. Pasalnya, jika tidak memiliki nilai-nilai tersebut, prestasi setinggi apapun menjadi tidak bermakna.

"Jangan pernah mencoreng nama Kemenkumham dengan perilaku yang tidak baik. Mari kita berkomitmen menjadi insan pengayoman sejati. Kita bekerja menjalankan program-program unggulan yang sudah ditetapkan dengan maksimal,” pungkas Razilu.

Adapun Razilu berharap tahun 2022 yang telah ditetapkan sebagai Tahun Hak Cipta dengan salah satu program unggulannya adalah Persetujuan Otomatis Pencatatan Hak Cipta (POP HC) dapat berjalan dengan baik untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional serta mendorong perkembangan ilmu pengetahuan dan budaya.


TAGS

LIPUTAN TERKAIT

Kinerja Sekretariat DJKI Menguat Sepanjang 2025

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum meraih capaian signifikan pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai 81,19 atau predikat A, serta nilai maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebesar 3,205 dan indeks kepuasan masyarakat mencapai 3,43 dari 4. Penilaian ini digunakan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Senin, 8 Desember 2025

DJKI Catat Lonjakan Permohonan Merek dan Indikasi Geografis

Sebelum menutup 2025, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum mencatat capaian signifikan sepanjang tahun dengan penyelesaian permohonan pendaftaran merek mencapai 169.526 permohonan dari 137.285 permohonan yang masuk, atau setara 123,48%. Jumlah ini telah melampaui target 90% atau 123.556 permohonan.

Senin, 8 Desember 2025

Direktorat HCDI Catat Rekor Tertinggi Permohonan Hak Cipta pada 2025

Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melaporkan pencatatan sejarah baru dengan total permohonan hak cipta mencapai 202.444 karya hingga awal Desember 2025. Ini merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah pencatatan hak cipta. 

Senin, 8 Desember 2025

Selengkapnya