Indonesia Sampaikan Dukungan bagi Agenda Pembangunan WIPO

Jenewa - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum sebagai bagian dari Delegasi Republik Indonesia menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan Agenda Pembangunan World Intellectual Property Organization (WIPO) dalam Sidang Umum WIPO ke-68. Indonesia menekankan pentingnya kekayaan intelektual (KI) sebagai penggerak inovasi, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam pembahasan Laporan Committee on Development and Intellectual Property (CDIP), Indonesia mengapresiasi langkah WIPO yang terus memberikan bantuan teknis berbasis permintaan (demand-driven) dan peningkatan kapasitas bagi negara-negara berkembang. Dukungan tersebut dinilai penting bagi penguatan ekosistem inovasi nasional.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Kerja Sama, Pemberdayaan, dan Edukasi DJKI Yasmon menyampaikan pandangan Indonesia mengenai peran KI dalam mendukung inovasi, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan berkelanjutan.

"Indonesia menekankan pentingnya peran KI sebagai katalisator inovasi, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta pembangunan berkelanjutan," ujar Yasmon di Jenewa, 13 Juli 2026.

Untuk memperkecil kesenjangan pembangunan global, Indonesia mendorong WIPO memperluas kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular sebagai wadah pertukaran pengetahuan yang transparan dan berbasis kebutuhan negara anggota. Indonesia juga menyambut positif perhatian CDIP terhadap berbagai isu kontemporer, seperti kecerdasan buatan (AI), ekonomi kreatif, ketahanan iklim, serta pemberdayaan perempuan dalam bidang KI.

Selain menyampaikan pandangan tersebut, Indonesia turut mengangkat sambutan positif WIPO terhadap proposal proyek kolaborasi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan WIPO melalui Intellectual Property and Development Accelerator Program (IPDAP). Proyek tersebut diharapkan segera diimplementasikan untuk memberikan dampak bagi pengembangan inovasi, sektor pertanian, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Delegasi Indonesia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Deputi Direktur Jenderal WIPO Hasan Kleib atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam memajukan Sektor Pembangunan WIPO. Indonesia menilai visi dan kerja keras Hasan Kleib telah meninggalkan warisan yang kuat bagi penguatan agenda pembangunan di organisasi tersebut.

Melalui momentum ini, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus bekerja sama secara konstruktif dengan seluruh negara anggota WIPO demi memperkuat sistem KI global yang memajukan kemakmuran bersama.



TAGS

#KI Umum

LIPUTAN TERKAIT

Merek Terdaftar, Kopi Malotong Sukses Tembus Pasar Global

Aroma harum kopi arabika langsung menyeruak begitu biji kopi hitam itu diseduh. Dari balik cangkir yang mengepul, ada sebuah perjalanan panjang sejauh ribuan kilometer perjalanan yang membawa sebungkus kopi dari pelosok pegunungan Tana Toraja, Sulawesi Selatan, hingga mendarat di meja-meja penikmat kopi di Inggris, Jerman, China, hingga Malaysia.

Selasa, 28 Juli 2026

Mengkal di Luar, Manis dan Lembut di Dalam. Kenalan Yuk dengan Sawo Sukatali

Bagi sebagian orang, sensasi “berpasir” seolah sudah menjadi ciri khas buah sawo. Namun, anggapan itu tidak berlaku bagi Sawo Sukatali Sumedang. Ketika matang, daging buahnya justru halus, nyaris tanpa serat.

Minggu, 19 Juli 2026

Pengawasan Tiga Indikasi Geografis di Bali: Menjaga Warisan, Menguatkan Nilai Ekonomi Masyarakat

Tim Pengawas Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali menyusuri Kabupaten Karangasem, Bali, untuk memantau tiga produk Indikasi Geografis, yakni Tenun Gringsing Bali, Mete Kubu Bali, dan Salak Sibetan Karangasem Bali. Pengawasan yang dilakukan selama 13–17 Juli 2026 ini berlangsung di Kabupaten Karangasem.

Sabtu, 18 Juli 2026

Selengkapnya