Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum menghadirkan booth layanan kekayaan intelektual (KI) dalam kegiatan Fun Walk Hari Pengayoman ke-81 di kawasan Car Free Day Rasuna Said, Jakarta, Minggu 9 Agustus 2026. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya DJKI mendekatkan layanan KI kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelindungan kekayaan intelektual.
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar mengatakan kehadiran booth layanan KI dalam Fun Walk merupakan bentuk komitmen DJKI untuk menghadirkan layanan secara lebih dekat dan mudah dijangkau masyarakat. Menurutnya, kegiatan publik seperti ini menjadi momentum untuk memberikan pemahaman bahwa pelindungan KI bukan hanya berkaitan dengan aspek hukum, tetapi juga dapat menjadi fondasi dalam mengembangkan nilai ekonomi karya dan inovasi.
“Kami ingin layanan kekayaan intelektual semakin dekat dengan masyarakat. Melalui booth ini, masyarakat dapat memperoleh informasi dan konsultasi mengenai KI, termasuk bagaimana cara melindungi karya, inovasi, maupun merek yang dimiliki. Pelindungan KI penting dilakukan sejak awal agar karya dan inovasi masyarakat memiliki kepastian hukum sekaligus dapat memberikan nilai ekonomi.” ujar Hermansyah.
Fun Walk pada hari ini merupakan rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81 sekaligus perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan ini diikuti jajaran Kementerian Hukum, termasuk Kantor Wilayah Kementerian Hukum DKI Jakarta dan jajaran kantor wilayah di seluruh Indonesia. Tidak hanya berisi hiburan kepada peserta, masyarakat juga bisa mendapatkan pelayanan publik dari Kementerian Hukum.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas juga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama rangkaian kegiatan peringatan Hari Pengayoman. Ia menyebut berbagai kegiatan pelayanan dan program Kementerian Hukum akan terus dilaksanakan, termasuk agenda yang berkaitan dengan inovasi dan kekayaan intelektual.
Salah satu agenda yang disiapkan Kementerian Hukum adalah Forum Bisnis Paten, yang digagas oleh DJKI untuk mempertemukan hasil riset dari berbagai penjuru Indonesia dengan pelaku industri. Forum tersebut dirancang untuk mempertemukan peneliti dan pemilik hasil riset dengan dunia usaha, termasuk KADIN, APINDO, dan berbagai asosiasi usaha, sehingga hasil riset nasional yang memiliki potensi dapat dikembangkan dan dikomersialisasikan.
“Intinya yang paling penting bagaimana kemudian hasil riset itu bisa dikomersialisasikan.” kata Supratman. Ia menjelaskan, salah satu bentuk komersialisasi yang dapat dilakukan adalah melalui perjanjian lisensi antara pemilik hasil riset dan pihak industri.
Lebih lanjut, Supratman mengatakan rangkaian peringatan Hari Pengayoman ke-81 telah dimulai dan akan berlangsung hingga 19 Agustus 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kementerian Hukum untuk merayakan Hari Pengayoman dan Hari Kemerdekaan dengan semangat kebersamaan dan kegembiraan.
“Kita bersama-sama secara riang gembira dimulai dengan fun walk hari ini. Kita merayakan Hari Ulang Tahun Pengayoman yang ke-81 dan juga Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81,” tutup Supratman.
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum terus mematangkan penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) tentang Tata Kelola Royalti di Bidang Hak Cipta. Hal ini masih dilakukan sebagai upaya memperkuat perlindungan dan kesejahteraan para pencipta melalui sistem royalti yang lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Senin, 7 September 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menyosialisasikan pelaksanaan Indonesia Patent Awards 2026 kepada konsultan kekayaan intelektual (KI) dalam pertemuan daring pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan mekanisme dan kategori penghargaan yang akan diberikan dalam ajang apresiasi paten tersebut.
Kamis, 3 September 2026
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum mendorong peningkatan kesadaran perempuan untuk melakukan deteksi dini dan vaksinasi sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Upaya tersebut dilakukan melalui seminar kesehatan bertema “Sayangi Dirimu: Deteksi Dini dan Vaksinasi untuk Hidup Lebih Sehat, Perempuan Berdaya, Bebas Kanker Serviks” yang digelar di Aula Niko Kansil, Lantai 8 Gedung DJKI, Selasa, 1 September 2026.
Selasa, 1 September 2026
Jumat, 11 September 2026
Kamis, 10 September 2026
Kamis, 10 September 2026