Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Mengimbau Seluruh Pegawai DJKI Tetap Bekerja Secara Optimal

Jakarta- Seluruh pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) mengikuti kegiatan apel pagi secara virtual melalui aplikasi zoom pada Senin, 14 Februari 2022.

Dalam amanatnya, Direktur Kerjasama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Daulat P. Silitonga selaku pembina apel menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya kembali pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 di Jakarta dan sekitarnya mengharuskan pegawai melakukan berbagai langkah dan strategi untuk penyerapan anggaran Tahun 2022.

“Mengingatkan kondisi saat ini Provinsi DKI Jakarta  berada pada PPKM level III diharapkan semua pegawai dapat bekerja secara optimal melalui WFH dan WFO,” kata Daulat

Pada kesempatan yang sama Daulat juga menyampaikan, perencanaan dan persiapan administrasi terkait salah satu program unggulan 2022, yaitu DJKI Aktif Belajar dan Mengajar.

“Tempo hari kita sudah menyampaikan laporan terkait dengan jadwal pelaksanaan dan peran dari masing-masing direktorat teknis dalam kurun waktu satu tahun. Semoga program ini dapat terlaksana dengan baik,” harap Daulat.

Selanjutnya, pada tahun ini, DJKI mendukung pelaksanaan G20 yang merupakan sebuah forum utama kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan negara-negara dengan perekonomian besar di dunia.

“Kekayaan intelektual memiliki peran yang sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan pembangunan ekonomi Indonesia dan akan menjadi salah satu bahasan dalam forum G20,” pungkas Daulat. (ahz/syl)


TAGS

LIPUTAN TERKAIT

Kinerja Sekretariat DJKI Menguat Sepanjang 2025

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum meraih capaian signifikan pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan nilai 81,19 atau predikat A, serta nilai maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) sebesar 3,205 dan indeks kepuasan masyarakat mencapai 3,43 dari 4. Penilaian ini digunakan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Senin, 8 Desember 2025

DJKI Catat Lonjakan Permohonan Merek dan Indikasi Geografis

Sebelum menutup 2025, Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum mencatat capaian signifikan sepanjang tahun dengan penyelesaian permohonan pendaftaran merek mencapai 169.526 permohonan dari 137.285 permohonan yang masuk, atau setara 123,48%. Jumlah ini telah melampaui target 90% atau 123.556 permohonan.

Senin, 8 Desember 2025

Direktorat HCDI Catat Rekor Tertinggi Permohonan Hak Cipta pada 2025

Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum melaporkan pencatatan sejarah baru dengan total permohonan hak cipta mencapai 202.444 karya hingga awal Desember 2025. Ini merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah pencatatan hak cipta. 

Senin, 8 Desember 2025

Selengkapnya