Wamenkumham Eddy: Pemenuhan dan Pelindungan Kekayaan Intelektual adalah HAM

Jakarta - Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej mengatakan dirinya menyadari bahwa pemenuhan dan pelindungan kekayaan intelektual (KI) merupakan bagian dari pemenuhan hak asasi manusia (HAM). Hal itu disampaikannya dalam acara Arahan Wamenkumham di Aula Seno Adji, Kuningan, pada Kamis, 14 Januari 2021.

Mengawali acara tersebut, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Freddy Harris memberikan pemaparan terkait transformasi DJKI sejak tahun 2017-2020. Freddy mengatakan bahwa DJKI menggunakan tiga pilar utama dalam menjalankan tugasnya yakni dengan menggencarkan pendaftaran dan pencatatan KI, komersialisasi dan penegakan hukum.

“Ketika kita bicara tentang KI, saya tadi menggarisbawahi perkataan Pak Dirjen (Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual). KI itu inline dengan hak ekonomi yang mendasar pada HAM sehingga tugas kita adalah melakukan pemenuhan dan pelindungan,” ujar pria yang disapa Eddy itu menanggapi Freddy Harris. 

Selanjutnya, Eddy juga mengapresiasi langkah-langkah DJKI dalam melakukan tugasnya memenuhi hak KI dan melindunginya untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dia tidak heran apabila DJKI dapat menemukan kemudahan dalam kesulitan di masa pandemi.

“Ini adalah berkah barokah bahwa dalam kondisi kita pandemi di mana semua mati, tetapi pada kenyataannya DJKI tetap berjaya dengan membuat pendaftaran KI online,” lanjutnya.

Seperti diketahui, DJKI telah berhasil mengumpulkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 789,8 miliar. DJKI juga telah menyelesaikan 252 ribu permohonan kekayaan intelektual. 

Eddy juga mendukung pencanangan tahun paten pada 2021 dan hak cipta pada 2022. Hal ini membuktikan bahwa DJKI memiliki target kerja yang jelas dan perencanaan yang baik sehingga keberhasilan organisasi lebih bisa diukur. 

Sebagai informasi, DJKI memang telah mencanangkan tahun KI yang berbeda di setiap tahunnya. Pada 2018, DJKI mencanangkan Indikasi Geografis. Selanjutnya, DJKI mengkampanyekan 2019 sebagai tahun Desain Industri dan tahun 2020 sebagai tahun Kekayaan Intelektual Komunal. 


LIPUTAN TERKAIT

Lanjutkan Program Unggulan 2022, DJKI Bertemu dengan Gubernur Jawa Tengah

DJKI akan mengadakan kegiatan lanjutan ‘Yasonna Mendengar’ di Provinsi Jawa Tengah dan ‘Roving Seminar Kekayaan Intelektual’ di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

23 Mei 2022

Plt. Dirjen KI: KI Ada di Sekitar Kita dan Punya Nilai Ekonomi

Kekayaan Intelektual memiliki kaitan erat dengan manusia di kehidupan sehari - harinya. Mulai dari bangun tidur hingga akan tidur kembali, KI ada di sekitar kita dan KI juga erat kaitannya dengan nilai ekonomi.

20 Mei 2022

Indonesia Masuk Negara dengan Pertumbuhan Pelindungan Paten Tertinggi

Tingkat pelindungan paten seringkali dihubungkan dengan kemajuan teknologi bangsa. Semakin menjamurnya paten lokal berbanding lurus dengan kemajuan ekonomi sebuah negara.

19 Mei 2022

Selengkapnya