DJKI dan Irjen Kemenkumham Lakukan Serah Terima Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly telah melantik 119 Pimpinan Tinggi Pratama baru di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) pada 4 Maret 2022. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dan Inspektorat Jenderal (Irjen) Kemenkumham menggelar acara serah terima jabatan Pimpinan Tinggi (Pimti) Pratama pada Senin, 7 Maret 2022 di Aula Seno Aji, Jakarta Selatan. 
”Promosi dan alih tugas merupakan satu hal yang wajar dan merupakan sebuah keniscayaan untuk menciptakan organisasi yang dinamis dan andal. Alih tugas ini dilakukan bukan untuk membuat pejabat merasa terisolir, demotivasi, atau sebaliknya merasakan zona kenyamanan sehingga memangkas logika berpikir. Ketiga hal ini tidak memberikan manfaat untuk organisasi,” ujar Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenkumham sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Razilu, dalam sambutannya.
Menurut pria yang disapa Ilu tersebut, alih tugas memberikan kesempatan pejabat untuk berkembang dan mempelajari seluruh substansi yang ada di instansi. Diapun menyampaikan beberapa arahan terkait posisi baru yang akan diemban Pimti dengan posisi baru. 
“Sadari bahwa jabatan adalah kepercayaan dari pimpinan, bukan hak maka tidak pantas seseorang menuntut untuk menjadi pejabat. Hak kita mendapatkan kenaikan pangkat, cuti, dan hal lain sesuai undang-undangan. Untuk itu jalani kepercayaan ini dengan berpegang teguh pada prinsip profesional, amanah, akuntabel, serta rasa syukur,” kata Ilu. 
Dia melanjutkan bahwa mutasi atau promosi jabatan adalah bagian dari perjalanan takdir Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak bisa dielakkan. Jabatan juga merupakan bagian dari ujian dari kehidupan. Mereka yang lulus adalah yang mampu mengukir prestasi dan memberikan kontribusi positif kepada organisasi. 
“Saya meminta Saudara untuk menciptakan atmosfer lingkungan kerja yang tidak diskriminatif dengan tidak membuat partai, geng, atau kelompok sehingga dapat tercipta atmosfer yang menyenangkan dan membawa kedamaian,” sambungnya.
Razilu juga meminta Pimti untuk menciptakan inovasi, membawa perubahan fundamental, menjadi role model dan bekerja dengan hati nurani dan etika, menjaga integritas, dan membangun teamwork yang andal dan agile. 
“Jaga nama baik keluarga, unit kerja dan Kemenkumham dari berita miring. Pelajari program unggulan 2022 di tempat baru,” kata dia. 
Dia ingin para Pimti untuk mempertahankan dan mengembangkan landasan konstruksi yang diletakkan oleh pejabat lama dan selalu bersifat responsif dan antisipatif serta bersikap arif dan bijaksana dengan berpedoman pada peraturan dan ketentuan yang berlaku. 
“Saya mewakili Irjen dan Ditjen KI mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya dan apresiasi kepada pejabat yang baru saja menerima dan menyerahkan tanggung jawabnya atas segala loyalitas dan dedikasi di jabatan lama dan memasuki ke jabatan baru. Semoga pengabdian dan loyalitas menjadi amal Saudara,” pungkasnya. (kad/ver)


LIPUTAN TERKAIT

Dampingi Inventor Sulawesi Utara, DJKI Beri Edukasi Penyelesaian Substantif Paten

Inventor Indonesia dari berbagai perguruan tinggi atau pelaku UMKM pada kenyataannya belum terlalu banyak memberikan pelindungan atas temuan dan penelitiannya seperti inventor di negara lain. Hal tersebut dikarenakan minimnya informasi dan edukasi tentang tata cara pengajuan dan pendaftaran paten, khususnya pada saat menyempurnakan dokumen permohonan paten pada tahap awal.

4 Juli 2022

Sekretaris DJKI: Pegawai Harus Berikan Pelayanan Bermutu dan Anti Suap

Jakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Sucipto mengajak seluruh pegawai untuk tak hanya memenuhi pelayanan, tetapi juga meningkatkan pelayanan publik. Menurutnya, setiap pegawai di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) harus bersih dari penyuapan dan memiliki standar pelayanan yang berkualitas.

1 Juli 2022

Perkuat Sistem Manajemen Organisasi, DJKI Gelar Pelatihan ISO 37001:2016

Jakarta - Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) melaksanakan kegiatan Training ISO 37001:2016 tentang Manajemen Anti Penyuapan dan Manajemen Risiko di Lingkungan DJKI pada hari Senin, 27 Juni 2022 di Aula Oemar Seno Adjie Lantai 18 Gedung Eks. Sentra Mulia.

27 Juni 2022

Selengkapnya