DJKI Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Menuju Standar ISA

Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) terus mematangkan langkah menuju International Searching Authority (ISA) melalui penyelenggaraan Seminar Penyusunan Pedoman Tata Kelola Quality Management System (QMS) di Hotel Gran Melia, Jakarta pada Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan ini digelar untuk menghimpun masukan serta best practices internasional dalam merumuskan sistem penjaminan mutu berstandar global.

Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (DTLST), dan Rahasia Dagang Andrieansjah secara resmi membuka acara tersebut dan menegaskan bahwa kesiapan DJKI menjadi ISA merupakan bentuk komitmen penuh terhadap mutu.

"Kesiapan ini merupakan pernyataan kesanggupan kita untuk memenuhi standar kualitas, profesionalisme, independensi, konsistensi, dan integritas yang diakui secara global," tegas Andrieansjah.

Andrieansjah juga mengingatkan agar sistem manajemen mutu tidak hanya berhenti pada formalitas dokumen belaka. "QMS bukan sekadar dokumen, prosedur, atau pemenuhan persyaratan administratif. QMS harus menjadi sebuah budaya kerja—budaya untuk bekerja secara terstandar, dapat dipertanggungjawabkan, serta menempatkan kualitas sebagai bagian dari setiap keputusan dan layanan kepada masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, Andrieansjah menekankan bahwa keandalan institusi harus dibangun di atas sistem yang kokoh agar mutu layanan tetap terjaga secara berkelanjutan.

"Membangun QMS berarti kita membangun sistem yang memastikan kualitas tidak bergantung pada individu tertentu, melainkan melekat dalam organisasi melalui semangat continuous improvement menuju DJKI kelas dunia," pungkasnya.

Senada dengan Andrieansjah, Sekretaris Tim Kerja Sistem Manajemen Mutu Paten Faisal Syamsuddin menjelaskan teknis pelaksanaan dan landasan dari penyelenggaraan seminar ini.

"Sebagaimana diamanatkan dalam Patent Cooperation Treaty (PCT) International Search and Preliminary Examination Guidelines, DJKI dituntut memiliki Quality Management System yang andal, transparan, dan berkelanjutan untuk mendukung fungsi ISA," ungkap Faisal dalam laporan penyelenggaraannya.

Seminar yang diselenggarakan 26 s.d. 28 Agustus ini dihadiri 66 peserta dan menghadirkan narasumber dari berbagai kantor KI dunia, seperti IP Australia, Japan Patent Office (JPO), dan Ministry Intellectual Property Office (MIPO) Korea, serta pakar QMS dan konsultan ISO 9001 dari dalam negeri. Selain internal DJKI dan pemeriksa paten, kegiatan ini juga melibatkan perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), akademisi Universitas Indonesia dan Universitas Trisakti, serta Konsultan KI.



TAGS

#Paten

LIPUTAN TERKAIT

DJKI Matangkan Regulasi Tata Kelola Royalti

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum terus mematangkan penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Hukum (Permenkum) tentang Tata Kelola Royalti di Bidang Hak Cipta. Hal ini masih dilakukan sebagai upaya memperkuat perlindungan dan kesejahteraan para pencipta melalui sistem royalti yang lebih transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Senin, 7 September 2026

Indonesia Patent Awards Dorong Paten Tak Berhenti pada Sertifikasi

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) menyosialisasikan pelaksanaan Indonesia Patent Awards 2026 kepada konsultan kekayaan intelektual (KI) dalam pertemuan daring pada 3 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan mekanisme dan kategori penghargaan yang akan diberikan dalam ajang apresiasi paten tersebut.

Kamis, 3 September 2026

DJKI Dorong Deteksi Dini dan Vaksinasi Cegah Kanker Serviks

Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual atau DJKI Kementerian Hukum mendorong peningkatan kesadaran perempuan untuk melakukan deteksi dini dan vaksinasi sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Upaya tersebut dilakukan melalui seminar kesehatan bertema “Sayangi Dirimu: Deteksi Dini dan Vaksinasi untuk Hidup Lebih Sehat, Perempuan Berdaya, Bebas Kanker Serviks” yang digelar di Aula Niko Kansil, Lantai 8 Gedung DJKI, Selasa, 1 September 2026.

Selasa, 1 September 2026

Selengkapnya